Elon Musk Resmi Beli Twitter Seharga Rp 638 Triliun, Ini Alasan Elon Musk

Elon Musk Resmi Beli Twitter Seharga Rp 638 Triliun, Ini Alasan Elon Musk

Published April 30, 2022
Views 20
Elon Musk Beli Twitter

Elon Musk Beli Twitter

Berita yang sangat mengejutkan tiba dari Elon Musk. Orang terkaya sejagat sekalian Bos Tesla itu kabarnya bakal membeli Twitter. Apalagi harta kekayaannya sempat memegang Rp. 4. 000 triliun dan menjadikannya orang di era modern awal dengan harta Rp. 4. 000 triliun. Dengan kekayaan yang nyaris Rp4.000 triliun ini tidak heran Elon Musk bisa membeli Twitter senilai Rp635, triliun.

Lebih dahulu, Musk baru membeli 9, 2% saham Twitter. Pembeliannya itu nyatanya buatnya jadi pemegang saham terbanyak di industri tersebut. Cerah saja, kabar pembelian tersebut membuat saham Twitter melonjak 22 persen di dini perdagangan.

Enggak lama setelah itu, Musk memutuskan buat membeli saham Twitter. Musk punya 73, 5 jt saham Twitter, yang dipegang oleh Elon Musk Revocable Trust, di mana ia merupakan salah satunya wali amanat dari Elon Musk. Vanguard merupakan pemegang saham terbanyak kedua Twitter, dengan 8, 79 persen saham, bagi informasi Refinitiv.

Twitter pula telah mengonfirmasi kalau mereka telah deal menjual industri ke seseorang miliarder Elon Musk dengan harga USD 44 miliyar ataupun Rp 634 triliun, Selasa( 26/ 4/ 2022).

Elon Musk

Elon Musk

Elon Musk ialah pengguna reguler di Twitter dengan pengikut lebih dari 81,5 juta. Elon Musk mengatakan bila dia mau Twitter jadi platform yang menjunjung besar kebebasan buat mengantarkan komentar. Musk pula berkeinginan menggali kemampuan luar biasa yang terdapat di Twitter.

Baca Juga :  PROFIL Nicole Shanahan, Istri Sergey Brin yang Diisukan Selingkuh dengan Elon Musk

“ Kebebasan berdialog merupakan bawah dari berjalannya demokrasi. Twitter merupakan suatu kota digital dimana segala perihal berarti menimpa kemanusian diperdebatkan,” ungkap Elon Musk.

Musk pula nengungkapkan kalau nantinya, Twitter hendak membenarkan kalau segala pengguna Twitter, betul- betul manusia, serta bukan bot yang” ngetweet” sendiri.

Dalam sebagian peluang, Musk mengantarkan ketidaksenangannya terhadap account bot, salah satunya dikala dia melaporkan keprihatinan tentang bot kripto yang meng- upload twit penipuan buat menipu investor. Buat itu ia berniat memerangi akun bot di web mikroblogging itu.

Bot tersebut merupakan account Twitter yang dikelola aplikasi serta diprogram bisa mereplikasi tugas pengguna Twitter, tercantum buat menggemari artikel sampai berpendapat secara otomatis.

Tidak hanya di situ, pembelian Twitter oleh Elon Musk ini pula membuat beberapa karyawan dilanda ketidakpastian akibat kebijakan yang bisa jadi membuat mereka kehabisan pekerjaan.

Walaupun demikian, buat saat ini ini Agrawal berkata kepada para karyawannya kalau industri senantiasa beroperasi semacam biasa walaupun dengan terdapatnya konvensi Elon Musk. Tidak hanya itu Agrawal pula membenarkan kalau industri tidak hendak melaksanakan pemutusan ikatan kerja( PHK) terhadap para karyawan.

Baca Juga :  Tajir Melintir, Segini Uang Tunai yang Dipegang Elon Musk

Tidak hanya soal PHK, Agrawal pula menegaskan, dirinya masih memegang jabatan selaku CEO Twitter. Agrawal sendiri baru terpilih jadi CEO Twitter pada November 2021 kemudian, mengambil alih Jack Dorsey, mantan CEO sekalian pendiri Twitter.