Profil Partai Republik Satu Pimpinan ‘Wanita Emas’ yang Jadi Tersangka Korupsi

Profil Partai Republik Satu Pimpinan ‘Wanita Emas’ yang Jadi Tersangka Korupsi

Published September 23, 2022
Views 76

23 Sep 2022, 08:27 WIBDiperbarui 23 Sep 2022, 08:47 WIB

Liputan6.com, Bandung – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal Hasnaeni Moein sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.

Baca Juga

Hasnaeni Moein yang dikenal sebagai ‘Wanita Emas’ itu sempat dijemput paksa petugas untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut. Menurut pengakuan petugas, dia juga bertingkah serupa saat hendak menjalani pemeriksaan.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Kuntadi, menyampaikan Hasnaeni menggunakan uang sebesar Rp 16 miliar lebih terkait perkara tersebut untuk kepentingan pribadi.

“Bahwa tersangka H selaku direktur PT MMM dengan dalih PT MMM sedang melakukan pekerjaan Tol Semarang-Demak, menawarkan pekerjaan kepada PT WBP, Waskita Beton Precast, dengan syarat PT WBP harus menyetorkan sejumlah uang kepada PT MMM dengan dalih penanaman modal,” tutur Kuntadi di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).

Berdasarkan penelusuran Liputan6.com, Hasaeni Moein atau lengkapnya Mischa Hasnaeni Moein merupakan Ketua Umum Partai Republik Satu. Partai tersebut merupakan salah satu dari tujuh parpol baru yang sudah mendaftarkan diri menjadi kontestan Pemilu 2024.

Baca Juga :  Hasnaeni Kenapa Disebut Wanita Emas? Ternyata Ini Asal Usulnya

Adapun total parpol pendaftar sebanyak 40. Dari jumlah itu, baru 24 Parpol yang sudah masuk ke tahap verifikasi administrasi, 17 di antaranya merupakan parpol yang mengisi parlemen saat ini. Tahapan yang sedang berjalan adalah perbaikan dokumen melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang berlangsung 15-28 September 2022.

Hasnaeni Moein mendaftarkan partai yang digawanginya itu ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari terakhir pendaftaran, Minggu (14/8/2022) lalu. Dari verifikasi administrasi KPU RI, partai besutan Wanita Emas ini lolos verifikasi administrasi KPU dengan kepengurusan parpol yang sudah ada di tingkat provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan.

Mischa Hasnaeni Moein atau ‘Wanita Emas’ terganjal kasus penipuan dan penggelapan di tengah upayanya mendulang dukungan untuk Pilkada DKI Jakarta. Polisi sudah dua kali melayangkan surat panggilan untuk pemeriksaan Hasnaeni sebagai saksi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Baca Juga :  Kenapa Hasnaeni Moein Disebut Wanita Emas? Ternyata Singkatan Era Masyarakat Sejahtera

Saat ini, Partai Republik Satu sudah memiliki kepengurusan partai di 34 provinsi. Sementara di tingkat kabupaten/kota sudah 84 persen kepengurusan partai ini. Sementara di tingkat kecamatan sudah lebih 60 persen.

Hasnaeni juga mengatakan Partai Republik Satu didirikan dengan tujuan utama membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan para kader khususnya.

Partai Republik Satu siap berkolaborasi dengan pemerintahan siapapun untuk mewujudkan tujuan utama tersebut.

Advertisement

Hasnaeni sebelumnya menjabat Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas). Lantaran slogan itulah ia dikenal sebagai ‘Wanita Emas’.

Hasnaeni terpilih sebagai Ketua Umum Partai Republik Satu dalam kongres yang digelar partai politik tersebut di Jakarta, pada Senin, 11 Juli 2022 lalu.

Program yang akan diusung Partai Republik Satu ini antara lain koperasi, ojek daring, serta rumah subsidi bagi yang membutuhkan. Selain itu, dia akan melakukan pemberdayaan masyarakat, membuka lapangan kerja dan peluang bisnis.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS