Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

Published September 23, 2022
Views 95

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy meninggal pada Kamis malam, 22 September 2022.

Vice President Of Business Development di PT Multipolar Tbk Stefan Ko menyatakan Rudy meninggal pada Kamis malam, 22 September 2022. Adapun kepergian Rudy terjadi secara mendadak. 

Sementara itu, Wakil Direktur TBS Energi Utama Pandu Sjahrir mengungkapkan bela sungkawa yang mendalam melalui laman instagramnya. Menurutnya, Rudy adalah sosok yang baik semasa hidup.

“Rest in peace Rudy Ramawy, semoga Tuhan memberkati jiwamu. Jiwa yang baik,” tulisnya. 

Sebagai informasi, Rudy Ramawi bergabung dengan Multipolar selama 4 tahun terakhir sejak 2018. Selain menjabat di MLPL, Rudy juga baru mendapatkan posisi di emiten pengelola Hypermart, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). 

Perseroan merombak jajaran pengurus perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pada Jumat, 11 Maret 2022. RUPSLB tersebut menghasilkan keputusan perubahan susunan dewan komisaris. 

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 15 Maret 2022, RUPSLB MPPA memutuskan memberikan pembebasan dan pelunasan (Acquit et de Charge) dari tugas pengawasan kepada Almarhum John Bellis atas tindakan pengawasan terhadap Perseroan dari jabatan Presiden Komisaris Independen Perseroan selama memangku jabatannya tersebut. 

Baca Juga :  Eks Bos Google Indonesia Rudy Ramawy Meninggal Dunia

Selanjutnya, rapat memutuskan mengangkat dan dan menetapkan Rudy Ramawy sebagai presiden komisaris yang baru dari jabatan sebelumnya sebagai komisaris perseroan.

Baca Juga: Anak Kenang Azyumardi Azra sebagai Sosok Workaholic yang Gemar Menonton Bola

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.

Azyumardi Azra akan dimakamkan di TMP Kalibata Selasa besok. Jenazahnya akan dishalatkan terlebih dahulu Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta.

Sehari sebelum berangkat ke Malaysia, Azyumardi Azra membagikan oleh-oleh dari Padang Sumatera Barat. Sosok pekerja keras yang sayang keluarga.

Keluarga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Azyumardi Azra meninggal karena Covid-19. Tapi karena serangan jantung.

Pada Minggu malam tadi, pihak keluarga menyatakan jenazah Azyumardi Azra akan tiba di Indonesia pada Senin malam dari Malaysia.

Azyumardi Azra meninggal di Rumah Sakit Serdang Selangor, Malaysia pada Minggu pukul 12.30 waktu setempat. Rekam jejaknya menarik disimak

Baca Juga :  Eks Bos Google Indonesia Rudy Ramawy Tutup Usia

Warga London sangat mencintai Ratu Elizabeth II dan keluarga kerajaan Inggris.

Setelah kewafatan Ratu Elizabeth II, Inggris perlu mengubah simbol yang berkaitan dengan Ratu di sejumlah prasarana negara.

Kematian Ratu Elizabeth II telah menjadi duka mendalam bagi Selandia Baru, Australia dan Negara di Pasifik Selatan.

Ratu Elizabeth II meninggal pada usia 96 tahun. Kematiannya diumumkan oleh Istana Buckingham.